Monday, June 30, 2008

Sapimoto Ikut Kontes SEO Kontes Lukick

Lukick sang master bisnis online berasal dari Bali, mengadakan sebuah kontes SEO dengan keyword lukick. Sapimoto yang baru saja belajar yang namanya SEO dengan segala tetek bengeknya yang ruwet serta rumit, ternyata sudah berani untuk ikut bertarung dengan para master-master SEO Indonesia yang juga ikutan meramaikan kontes tersebut.
Tips serta trik yang pernah dibaca, inilah saatnya untuk diterapkan dalam sebuah persaingan. Untuk menggarap keyword lukick ternyata bukan merupakan sebuah persoalan yang mudah, karena lukick adalahs ebuah nama yang sudah sangat tenar dan terkenal, dimana dalam blog yang bukan peserta dalam Kontes SEO Lukick, juga telah membahasnya terkait dengan tutupnya KiosCek yang merupakan bisnis dari Lukick untuk mencairkan cek dari para publisher GA, juga kegiatan make money online dimana nama lukick cukup diperhitungkan di dunia maya tanah air.
Sapimoto yang ikutan mendadak pada Kontes SEO Lukick yaitu mulai menulis pada tanggal 27 Juni 2008, atau bisa dibilang merupakan saat-saat terakhir penutupan kontes tersebut, dengan mengambil judul Lukick SEO Kontes, pada hari Jumat sudah bisa masuk pada halaman ke empat google.co.id, dan untuk mendongkrak posisi kemudian disusul dengan judul yang sangat menjebak yaitu Hasil Kontes SEO Lukick, ternyata justru akhirnya kedua tulisan tersebut menghilang dari peredaran.
Sungguh menyedihkan, ketika usaha untuk mendongkrak posisi tersebut justru menyebabkan sebuah kegagalan dengan menghilangnya tulisan tersebut dari index google.co.id dan justru sebuah tulisan yang tidak ada hubungannya dengan lukick yaitu Geby Tinggal Kenangan malah masuk pada halaman ke enam pencarian dengan keyword lukick.
Kontes akan ditutup pada hari ini, dan kemungkinan besok akan diumumkan hasilnya. Walaupun tidak mungkin untuk menjadi pemenang, tidak ada salahnya untuk berusaha mendongkrak kembali posisi dengan tulisan ini, sekalian untuk melakukan test akan ilmu SEO yang telah didapat.

Sunday, June 8, 2008

Kegiatan Weekend

Bagi kebanyakan orang, weekend merupakan sebuah momen yang akan dimanfaatkan sebagai sarana untuk lepas dari segala rutinitas yang dialami selama lima atau 6 hari kerja. Banyak cara yang diambil untuk memanfaatkan weekend, pulang ke kampung halaman atau tempat domisili keluarga jika keluarga tidak diajak serta ke kota tempat bertugas, berlibur untuk mendapatkan suasana baru serta mendapatkan pemandangan yang menyejukkan mata, bermalas-malasan dirumah seharian penuh sebagai ganti dari semua kesibukan yang telah dilalui selama hari kerja. Dan pasti masih banyak lagi cara untuk menikmati weekend selain yang saya sebutkan diatas.
Saya lebih sering memilih bermalas-malas dirumah selama dua hari penuh, hanya pindah tempat tidur mulai dari kamar depan, pindah ruang tamu atau kamar belakang. Kalaupun anak-anak minta jalan-jalan, paling juga tidak membutuhkan waktu yang lama dan hanya putar-putar kota. Ke luar kota hanya jika benar-benar ada sebuah keperluan yang sangat penting atau memang ketika sudah memasuki titik jenuh untuk menghabiskan weekend hanya dirumah.
Saat seperti ini, dimana BBM telah memenuhi janjinya untuk naik harga, yang diikuti oleh harga kebutuhan pokok maupun sekunder yang lain, sepertinya juga menjadi sebuah pertimbangan ketika memutuskan untuk weekend ke luar kota. Cara yang saya ambil untuk menghabiskan weekend tentu saja sangat efektif untuk menanggulangi naiknya pengeluaran rumah tangga secara khusus, dan secara umum juga bisa dikatakan sebagai gerakan hemat energi dan ikut berpartisipasi dalam pengurangan efek global warming.
Apa yang anda lakukan untuk menghabiskan weekend? Apakah Anda juga termasuk tipe pemalas seperti saya ketika weekend datang? Ataukah seorang yang selalu mobile untuk menghabiskan weekend? Pilihan tetap ada ditangan Anda, dan saya hanyalah memberikan opsi tambahan jika Anda belum pernah mencoba untuk bermalas-malasan dirumah sebagai sebuah kegiatan yang hemat dan tetap mengasyikan sebagai pengisi weekend. Dan saya rasa dengan tidak kemana-mana ketika weekend juga sudah merupakan sebuah kegiatan positif untuk meng-istirahatkan otak serta organ tubuh yang lain dari segala rutinitas ketika kita bekerja.
Sama sekali tidak ada yang salah dengan memilih bermalas-malasan sebagai alternatif menghabiskan weekend, paling tidak itu menurut saya pribadi dengan segala kekurangan serta tanpa kelebihan apapun.

Tuesday, June 3, 2008

Berbagi Cairan di Kamar Mandi

Tadi malam, sepulang dari kantor, tubuh terasa gemetar, perut mual, kepala pusing serta mata agak berkunang-kunang, tanpa saya tahu sebabnya. Boleh dibilang beberapa minggu ini, telah terjadi ketidakseimbangan serta pola hidup yang sangat jauh dari kata sehat. Mulai dari hampir 12 jam per-hari didepan komputer, makan sehari satu kali, kurang tidur, sampai kebiasaan merokok yang justru lebih rajin daripada biasanya.
Mungkin semua itu akhirnya terakumulasi, dan kemarin malam adalah puncaknya. Sempat bingung juga akan apa yang sedang terjadi, rasa takut dengan bayang-bayang harus kerumah sakit dengan bermacam peralatan sadisnya sempat menghinggapi. Sampai akhirnya teringat bahwa, seharian sebelum gejala gemetar tersebut terjadi, sama sekali belum makan. Akhirnya minta diambilkan makan, dan makan dengan malas-malasan karena memang kondisi perut sepertinya sedang tidak napsu untuk diisi.
Setelah makan, kemudian minum dan menyalakan rokok. Ternyata rasa penuh diperut masih juga belum hilang, walaupun gemetar sudah agak hilang. Kemudian teringat lagi, bahwa seharian dikantor sama sekali belum mampir ke kamar mandi untuk sedikit berbagai cairan. Jangan diartikan negatif kata-kata berbagi cairan dikamar mandi!!! Yang saya maksud berbagi cairan dikamar mandi adalah membuang air hasil olahan tubuh, atau bisa dikatakan dengan cara gampang adalah kencing.
Begitu teringat, langsung lari kekamar mandi dan berbagi cairan dikamar mandi yang ada dirumah.