Friday, February 22, 2008

MAC vs IP

Hanya ingin mengarsipkan sebuah percobaan kecil-kecilan, bukan ingin menggurui siapapun atau mematahkan penelitian yang lain (jika ada yang bertentangan dengan tulisan ini). Karena sapimoto yang bodoh ini, hanya berusaha untuk merekam sebuah kejadian yang dialaminya. Pada percobaan ini, telah disiapkan 2 buah komputer (nyata) dengan OS Windows XP SP2, IP 10.12.3.40 dan 10.12.3.53, untuk melakukan percobaan tentang MAC dan IP. Didalam Komputer 1 telah diaktifkan Microsoft Virtual PC 2007 dengan OS Windows XP SP2 (Komputer 1a) dan VMWare dengan OS Linux Backtrack (komputer 1b). Bisa diartikan, bahwa dalam percobaan ini terdapat 4 buah komputer yang siap untuk diutak-atik.
Rincian peralatan: Komputer 1 MAC 00-0F-FE-95-0F-5F (G-Pro Computer) IP 10.12.3.40 Komputer 1a MAC 00-03-FF-97-0F-5F (Connectix) IP 10.12.3.39 Komputer 1b MAC 00-0C-29-F7-AE-A1 (VMware) IP 10.12.3.38 Komputer 2 (Pinjem Soni Firyadi) MAC 00-0F-FE-95-12-7B (G-Pro Computer) IP 10.12.3.53 1. Komputer 1a MACnya disamakan dengan MAC komputer 2, sukses. Mengganti akhiran IP dari 39 menjadi 53, setelah MAC terganti. Sukses, koneksi keluar tidak terganggu, tidak terjadi konflik. Komputer 1a dan komputer 2, tidak mengalami gangguan apapun untuk melakukan kegiatan jaringan, baik didalam kantor maupun ke luar kantor dengan melewati router. 2. Komputer 1b yang menggunakan Backtrack dengan IP 38 disamakan dengan IP Komputer 2 menjadi 53, tanpa menyamakan MAC. Komputer 1b sukses menggunakan IP berakhiran 53 tanpa memerlukan penggantian MAC, sedangkan pada Komputer 2 muncul pemberitahuan system error (IP Conflict) Kemudian, MAC Komputer 1b disamakan dengan Komputer 2 yang sedang mengalami IP konflik. Setelah MAC sama, maka Komputer 1b dan Komputer 2 sama-sama tidak mengalami permasalahan dengan koneksi jaringan. 3. MAC Komputer 1a disamakan dengan Komputer 1 (induk), sukses. IP Komputer 1a (39) disamakan dengan Komputer 1 (40), tidak terjadi konflik. Apakah benar tidak terjadi konflik??? Ternyata Tidak. Komputer 1a bermasalah dengan koneksi jaringan, walaupun sama sekali tidak ada pesan dari Windows yang mengatakan bahwa terjadi IP konflik. Komputer 1a bukan hanya tidak mampu melewati router, tetapi juga tidak mampu melewati Ethernet Card yang dimiliki oleh Komputer 1. 4. IP komputer 1b (38), disamakan dengan Komputer 1 (40). Komputer 1b, lancar untuk mengakses web yang ada diluar kantor, sedangkan Windows yang ada pada Komputer 1 memberikan peringatan bahwa terjadi IP konflik. Komputer 1 tidak bisa kemana-mana. MAc Komputer 1b (40), disamakan dengan MAC Komputer 1 (40 - IP Conflict). Komputer 1b, tetap bisa terkoneksi dengan web diluar kantor, sedangkan Komputer 1 tetap tidak bisa berhubungan dengan komputer lain walaupun tidak ada pesan IP konflik dari Windows. Ethernet Card pada Komputer 1 yang menggunakan Windows XP SP2, bisa ditembus bahkan ditutup oleh Backtrack. Mudah-mudahan dengan mengarsipkan percobaan kecil ini disini, sapimoto dapat terus mengingat tentang percobaan sederhana ini dan sedikit membuang kebodohannya.

Monday, February 4, 2008

Dari Paypal Ke Bank Lokal Di Indonesia

Sore ini membuka e-mail di Google dengan koneksi yang sangat terbatas, mendapati sebuah e-mail dari PayPal yang menyebutkan adanya fasilitas baru dari PayPal, yaitu untuk nasabah di Indonesia dan Philipina sudah tersedia layanan penarikan dana dari PayPal melalui bank lokal. Sebuah layanan yang sangat ditunggu-tunggu oleh banyak pengguna PayPal di Indonesia, karena dengan adanya fasilitas tersebut, maka para nasabah tidak perlu bersusah payah untuk menukarkan sendiri dana yang sudah terkumpul pada account PayPal miliknya. Selesai membaca e-mail dari PayPal, segera meluncur kesana. Gambar lembaran uang dengan tulisan "Withdraw your funds to your Indonesian Bank account" sangat jelas terpampang pada halaman utama nasabah. Walaupun sedikit aneh, karena bukan gambar uang Indonesia yang dijadikan sebagai latar belakang iklan tersebut. Masuk ke link tersebut, disebutkan prosedur untuk memasukkan bank lokal yang kita kehendaki. Mulai dari Login, dilanjutkan dengan masuk kedalam profil, selanjutnya silahkan Anda baca sendiri. Tapi ternyata, kemudahan yang diberikan untuk nasabah Indonesia masih kalah dengan fasilitas yang diberikan kepada nasabah dari Philipina. Untuk nasabah Philipina, telah disediakan kode bank-bank lokal sehingga nasabah tidak perlu repot untuk mencari tahu kode-kode tersebut, sedangkan untuk nasabah yang memililki rekening di bank lokal Indonesia, disarankan untuk menanyakan kode-kode tersebut kepada bank lokal dimana mereka memiliki rekening. Fasilitas lain adalah tidak adanya biaya untuk penarikan diatas 1.500.000,00 IDR, sedangkan untuk penarikan dibawah atau sama dengan 1.499.999,99 IDR, dikenakan biaya sebesar 16.000,00 IDR. Yang masih menjadi pertanyaaan saya adalah pada saat menambahkan atau melakukan perubahan terhadap rekening bank kita, terdapat tulisan "Please enter all information exactly as your bank has it. Otherwise, transfers to and from your PayPal account will be returned. A return fee of 50.000,00 IDR will apply, and your bank may charge additional fees." Karena ingin mempelajari lebih lanjut, kemudian saya klik pada link Learn more dan mendapatkan : -------------------------------------------------------------------------------------------------- Changing your name on your PayPal account Please make sure that the name associated with your PayPal account exactly matches the name on your bank account statement. Otherwise, transfers to and from your PayPal account will not go through, and a return fee will be charged. Personal and Premier account holders Contact Customer Service if you need to change the name we have on file for you. Click Help on any PayPal page and select Contact Us. You may make this change for reasons such as a legal name change, a spelling mistake, or to add a secondary last name. For security reasons, you will need to provide supporting information. It’s not possible to put your bank account in another person’s name. Business account holders If your bank account is in your own name, you’ll need to switch to a PayPal Premier account to make transfers. The only difference between a Business and Premier account is that with a Business account you make transactions using a company or group name, and with a Premier account you make transactions using your own name. Please contact Customer Service to switch to a Premier account or to change the contact name for your business account. Click Help on any PayPal page and select Contact Us. -------------------------------------------------------------------------------------------------- Dengan mendapatkan penjelasan tersebut, bukannya tambah ngerti, tapi semakin mebuat saya semakin bingung, karena keterbatasan kemampuan berbahasa Inggris. Walaupun saya kurang bisa menterjemahkannya, tapi saya yakin bahwa banyak sekali para pemain bisnis internet yang merasa sangat senang dengan adanya fasilitas baru yang disediakan oleh PayPal ini. Saya pribadi belum banyak merasakan keuntungan dari keberadaan PayPal, tapi saya sangat berharap bahwa kasus PayPal tertutup bagi nasabah dari Indonesia, tidak terulang lagi. Dan semoga adanya fasilitas baru ini akan bisa meningkatkan lagi pencarian uang-uang yang bertebaran di internet, tentunya dengan cara-cara yang halal dan manusiawi. Kalau ada yang berminat dan memiliki waktu longgar untuk mengartikan tulisan-tulisan yang tidak saya mengerti, saya akan sangat berterimakasih sekali. Semoga kebodohan yang membelenggu sapimoto dapat dihilangkan sedikit demi sedikit dengan terjemahan yang Anda berikan.

Tuesday, January 22, 2008

Bank Central Asia

Apabila ada pertanyaan yang terlontar, bank apa yang paling lengkap fasilitasnya dengan jaringan ATM yang sangat luas, saya bisa mengira-ngira bahwa jawaban yang akan muncul adalah BCA. Dihampir semua tempat, kita bisa menemukan ATM dari bank tersebut. Selain ATM, BCA juga menyediakan CDM atau saya biasa menyebutnya dengan mesin pemakan uang. Dengan keberadaan CDM, maka saya yang tidak memiliki banyak uang untuk ditabung, sangat terbantu sekali karena tidak perlu masuk antrian yang bisa dipastikan sangat panjang untuk setiap harinya. Perlu diketahui juga bahwa untuk memberi makan mesin tersebut, ada ketentuan dan syarat tertentu, satu kartu hanya bisa digunakan untuk memasukkan uang sebesar 5 juta rupiah per-hari, selain syarat lain terhadap uang yang dimasukkan, diantaranya adalah tidak dikaret, tidak distaples, tidak lusuh, tidak terlipat, dan lain-lain yang saya tidak dapat mengingat detilnya satu persatu. Internet banking serta mobile banking juga merupakan produk dari BCA yang sangat bagus, walaupun pada awal kemunculan Internet Banking ada rumour bahwa keamanan yang tersedia pada fasilitas tersebut kurang, sehingga beberapa nasabah berhasil dikuras rekeningnya oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Sekali lagi saya tulils, bahwa itu adalah sebuah rumour yang saya dengar dari cerita beberapa orang, tanpa saya tahu sendiri ada media yang mempublikasikan masalah tersebut. Dengan fasilitas-fasilitas yang dimiliki BCA, saya rasa sangat pantas ketika mereka mengenakan biaya sekitar 9 ribu per-bulan untuk setiap rekening. Yang sangat menggelikan adalah adanya bank lain yang mengenakan biaya perbulan sama dengan yang dikenakan BCA, padahal fasilitas yang mereka miliki sangat minim sekali. Kalau ada orang yang beranggapan bahwa membuka rekening di BCA adalah buang-buang uang untuk membayar biaya administrasi tiap bulan, silahkan bandingkan dengan bank lain. Saya rasa hampir setiap bank, mengenakan biaya administrasi dikisaran harga tersebut, antara 7 - 10 ribu. Setelah sedikit mengulas tentang keunggulan BCA, kini tiba saatnya saya mengupas tentang kurang bagusnya pelayanan yang diberikan kepada nasabah. Karena kalau disini saya hanya memaparkan keunggulan yang dimiliki, orang akan berpikir bahwa saya adalah antek-antek BCA yang dengan sengaja menyebarkan tulisan ini untuk mendongkrak nama BCA. Perlu diketahui, saya hanyalah nasabah biasa, dengan jumlah rekening yang tidak terlalu banyak, tetapi sangat senang dengan semua fasilitas yang diberikan oleh BCA.

Friday, January 18, 2008

RiaN P2 Humas Cantiq....... ^_^

Setelah beberapa minggu lalu saya dikerjai oleh sebuah laptop pinjeman yang tiba-tiba hilang config Windows-nya dan dipaksa bertanggung jawab untuk membetulkannya. Akhirnya tabir gelap itu mulai terbuka, bahwa di tempat dimana laptop tersebut biasa mangkal, terdapat penyebaran virus tanpa adanya anti virus yang memadai. Dari beberapa forum serta blog yang saya kunjungi, referensi dari Google, ternyata belum ada jawaban yang memuaskan. Di blog rockemon, saya belum mendapatkan jawaban yang pasti mengenai virus ini, karena disana memang tidak spesifik membahas rian.dll.vbs, tapi virus yang menyerupainya. Disebutkan untuk mematikan file wscript.exe yang sedang aktif, sedangkan pada komputer ini file tersebut tidak aktif walaupun memang ada, setelah saya pergunakan fasilitas search dari Windows. Setelah file tersebut ketemu, segera saja saya hapus sekalian yang ada di prefetch, walaupun saya juga tidak tau pasti apakah akan mengganggu kestabilan Windows atau tidak.
Semalam dibuka sebuah diskusi mengenai virus ini dengan salah seorang teman, Adi yang mantan OC dari pulau seberang, ternyata wscript.exe tersebut memang bawaan dari Windows. Dasar sok tahu, akibat dari penghapusan yang saya lakukan sebelumnya, maka saya harus mencarikan wscript.exe pengganti. Tidak sulit mencarinya, karena banyak komputer sejenis yang berkeliaran. Pada saat diskusi, ketika PCMAV RC23 baru start langsung memberitahukan 2 Suspect yaitu berupa file rian.vbs.dll dan satu lagi berupa registry mcafee, padahal dikomputer tersebut belum pernah menginstall Anti Virus McAfee.
Setelah mematikan wscript.exe yang saat itu sedang asyik nongkrong di Task Manager, maka perburuan segera dilakukan. Dari petunjuk yang diberikan oleh PCMAV RC23, segera masuk ke Registry Editor dan dilakukan penelusuran. Setelah ketemu dengan HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Mcafee, dan tanpa basa-basi, langsung delete tanpa belas kasihan.
Yang jadi masalah, adalah file rian.vbs.dll tidak dapat diketemukan walaupun hidden files telah dinampakkan, dan anjing pelacak milik Windows juga gagal untuk menemukannya. Ternyata ada yang terlupa dari proses pencarian tersebut, ternyata rian.dll.vbs tersebut diangap sebagai suatu file system yang wajib untuk dilindungi dari pandangan umum. Dari File Explorer, buka Tools, pilih Folder Options..., masuk ke tab View, hilangkan check pada option Hide protected operating system files (Recommended). Setelah semua proses tersebut dilakukan, tanpa menggunakan anjing pelacakpun file-file rian.dll.vbs segera dapat kita saksikan dengan mata telanjang. Penghapusan pun mulai dilakukan, termasuk juga file Autorun.inf. File rian.vbs.dll tersebut ada di setiap drive, yang terdapat pada komputer yang telah terinfeksi dan juga di folder Windows. Untuk memastikan semua lokasi pastinya, jangan ditutup dulu hasil scan PCMAV RC23, walaupun proses pembersihan juga tidak berhasil dilakukan oleh PCMAV RC23. Dari hasil tersebut, kita bisa memantau kira-kira ada dimana saja file rian.dll.vbs tersebut berada.
Setelah semua proses selesai, dan kemungkinan semua file rian.dll.vbs telah hilang, maka saatnya untuk melakukan inspeksi menggunakan PCMAV-23, hasilnya nihil. Apakah komputer sudah bersih dari RiaN P2 Humas Cantiq....... ^_^??? Ketika Internet Explorer dibuka, ternyata masih muncul tulisan tersebut menggantikan tulisan Internet Explorer. Untuk menghilangkan tulisan tersebut, masuk lagi ke Registry Editor dan lakukan pencarian dengan keyword RiaN P2Humas Cantiq....... ^_^. Setelah ketemu, gak usah pake ditanya, langsung tonjok aja pake tombol Delete.

Hasil mungkin bervariasi, karena percobaan ini hanya dilakukan terhadap 2 buah PC.

Mudah-mudahan posting ini berguna bagi yang sedang bermasalah dengan RiaN P2 Humas Cantiq....... ^_^.

Ucapan terimakasih :
1. Google, yang telah mempertemukan saya dengan blog rockemon
2. Adi, yang telah mau diajak berdiskusi mengenai masalah ini. Selamat akhirnya VPC kamu bisa jalan, makanya jangan terlalu pelit membagi HD. Hhehehehehe....
3. Rian dari P2 Humas yang mungkin cantik, tapi karena tercemar dengan keberadaan rian.dll.vbs, menjadi tidak cantik sama sekali
4. Erni yang telah sering mengijinkan saya untuk menggunakan laptop milik kantornya, untuk sekedar membunuh sepi, yang akhirnya rusak.
5. Oknum kantor atau pemilik laptop, yang langsung menunjuk kesalahan rusaknya laptop tersebut adalah kesalahan saya. Antivirusnya sering diupdate, jangan biarkan lubang USB sebagai tempat buang hajat untuk virus.
6. Anjiek, yang sudah mau membagi file wscript.exe dari komputernya.

Akhirnya, dengan bantuan kalian semua, kebodohan sapimoto berkurang satu lagi.

Yang masih jadi pertanyaan saya, kenapa registry mcafee ada disitu???

Thursday, January 17, 2008

VMWare dan VMXBuilder, telah menikah disini...

Beberapa hari ini mencoba mencari referensi lewat Goggle tentang penggunaan VMWare, karena Microsoft Virtual PC 2007 Versi 6.0.156.0 sama sekali tidak mau mengenal Linux. Pada saat menjalankan Live CD, semua berjalan normal dan seperti tidak ada masalah. Masalah datang ketika sudah masuk ke menu utama, pointer mouse sama sekali tidak bereaksi terhadap semua gerakan yang dilakukan oleh mouse-nya itu sendiri. Mungkin memang Virtual PC 2007 ini hanya dikhususkan untuk penggunaan Operating System Windows, walaupun pada saat setting pilihan Operating System terdapat Other yang saya asumsikan bahwa Linux juga termasuk didalamnya. Atau bisa juga saya yang memang kurang memahami cara melakukan setting terhadap Virtual PC ini.
Karena sudah sangat penasaran untuk menggunakan Linux tanpa mengganggu semua pekerjaan yang biasa dijalankan melalui Windows, maka perburuan mulai dilakukan. Kalau tidak salah ingat, perburuan ini berawal sekitar 2-3 minggu lalu, berawal dari rumah produksinya di www.vmware.com kemudian baca-baca beberapa tulisan, diantaranya adalah milik boerz, endy, serta irongeek yang berbahasa Inggris yang benar-benar membuat saya harus berpikir ekstra ketika membacanya, antara menterjemahkan kata demi kata sambil meraba-raba maksud yang terkandung didalamnya. Pada waktu itu lagi internetan di warnet, sambil baca-baca akhirnya coba download VMXBuilder dari web site keluarga Petruska, file setup sebesar 607KB dengan enteng disedot. Tapi ketika berada di situs resmi VMWare yaitu www.vmware.com jadi keder juga melihat besarnya file yang didownload sebesar 173MB, setelah sebelumnya mengisi beberapa pertanyaan yang diberikan www.vmware.com. Setelah VMXBuilder selesai terdownload, ternyata belum tersimpan di flashdisk yang telah saya siapkan karena terburu-buru harus pulang. Agak sia-sia juga usaha yang telah saya lakukan untuk mendapatkannya, tapi paling tidak saya sudah bisa menemukan tempatnya dan bisa mendownload ulang kalau ada kesempatan. Kesempatan tersebut baru datang mulai hari Senin kemaren, sehingga VMXBuilder maupun VMWare berhasil didownload tanpa ada kendala yang berarti.

Wednesday, January 16, 2008

Nekat dan Semangat

Hari ini menghapus beberapa link PTC yang ada di sebelah kanan blog ini. Beberapa karena tercantum dalam scamlist di beberapa website, dan bebarapa lagi menolak member dari Indonesia. Selain adanya penghapusan, juga ditambahkan link PTC baru, yang masih belum tercium aroma scam-nya. Tidak perlu saya sebutkan satu persatu, link PTC yang saya hapus dan tambahkan, karena sedang menggunakan koneksi internet yang sangat lambat dan terbatas oleh waktu untuk menuliskannya. Lagian, untuk apa saya mencantumkan iklan PTC tersebut di blog ini, padahal saya jelas-jelas sudah terkena tipu daya mereka.
Yang saya sesalkan adalah beberapa PTC yang memasukkan Indonesia ke dalam negara yang dicekal untuk masuk sebagai member mereka, padahal pada saat saya register beberapa bulan lalu, mereka masih mengijinkan warga negara Indonesia untuk bergabung. Gak bisa protes, gak bisa demo, cuma bisa pasrah pada nasib. Bagaimanapun, tetap harus bangga sebagai putra Negara Republik Indonesia.
Klo dibilang nekat, mungkin juga nekat, karena tidak jera juga mencoba yang namanya PTC. Namanya juga usaha, harus gigih berjuang setelah beberapa bulan ini istirahat dari kegiatan clicking karena sama sekali tidak mendapatkan koneksi internet gratisan. setelah lama vakum, akhirnya mencoba aktif kembali dalam dunia clicking. Semoga saja, ada keberhasilan dalam kebangkitan kedua ini.
Sen demi sen harus dikumpulkan dengan perlahan-lahan untuk meraih sebuah cita-cita yang sempat mendapat cibiran dan cemoohan dari beberapa orang. Klo dipikir dengan matang, sebenarnya clicking ini hanyalah sebuah usaha yang menghabiskan waktu tanpa adanya kepastian akan hasilnya, karena banyak sekali PTC yang pada awalnya terlihat menarik dan meyakinkan akan membayar apa yang telah kita click, tapi pada saat target sudah terpenuhi ternyata hanya bisa ditukarkan dengan iklan di web mereka. Tapi namanya sebuah usaha, harus ada yang dikorbankan untuk mendapatkan hasil walaupun hanya setetes. Hasil yang sudah nyata dan bikit sakit hati adalah dari beberapa PTC yang diikuti benar-benar terbukti merupakan scam. Hasil tersebut harusnya sudah cukup untuk mebuat jera, tapi nyatanya belum jera juga. Kapoknya cuma kapok lombok, setelah ilang pedesnya malah pengen lagi....

Gak ada pesan khusus untuk ikut dalam program-program PTC yang banyak beredar, selain banyak PTC tipuan alias scam, juga bikin sakit hati dan diperlukan sebuah kenekatan. Tapi jangan salah, saya masih tetap menggunakan fasilitas-fasilitas yang bisa memberikan koneksi internet gratisan, walaupun terbatas dalam kecepatan serta waktu yang dapat digunakan.

Gak cukup hanya modal nekat, tapi juga diperlukan sebuah semangat....

Thursday, November 15, 2007

MegaPTR.com

Hari ini, pukul 09:15 PM waktu Indonesia Bagian Barat, saya telah memenuhi batas pencairan minimum untuk free member pada megaptr.com dan sudah mengajukan request payout. Walopun ada beberapa teman yang meng-klaim bahwa megaptr.com adalah scam, rasanya sangat tidak afdol ketika kita hanya mendengar sesuatu dan langsung mempercayainya, tanpa kita tahu sendiri apa yang ada disana.
Jangan samakan ketika ada orang mengatakan bahwa sebuah sumur mempunyai kedalaman yang cukup membuat seseorang mati, apabila nekat terjun bebas kedalamnya. Dalam hal ini, walaupun mungkin tidak mati, cedera yang cukup serius pasti akan dialami oleh orang yang nekat terjun bebas ke dalam sumur tersebut. Karena yang saya lakukan disini adalah benar-benar sebuah kegiatan yang tidak mengeluarkan dana sama sekali, hanya membutuhkan pengorbanan waktu yang boleh dibilang sangat tidak sedikit.
Aroma scam memang mulai merebak pada halaman request payout, yaitu ditampilkannya sebuah message box yang harus kita isi. Pada kesempatan tersebut saya hanya mengisikan beberapa kalimat dengan bahasa Inggris yang sangat terbatas, bahwa saya meminta pencairan dana tersebut ke rekening yang ada pada e-bullion dan menanyakan apakah megaptr.com ini scam seperti yang rumour yang beredar, juga saya tambahkan apabila memang program yang mereka selenggarakan bukan scam, maka saya akan mempromosikannya dalam blog ini.
Pencairan pada megaptr ini sekaligus sebagai pembuktian sebuah issue yang beredar disalah satu forum, yang menyatakan bahwa e-bullion lebih tidak diminati oleh para scam-ers dibanding e-gold.
Boleh dikatakan sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui, tinggal nunggu tukang pijetnya. Emangnya gak capek ndayung sebegitu jauh???

Friday, November 9, 2007

Bit dan Byte

Dua buah kata yang sangat dekat dengan dunia computer networking atau di Indonesia biasa disebut dengan jaringan komputer, yang hampir mirip tapi sangat berbeda dalam arti, bahkan tidak sedikit dari manusia-manusia yang tiap hari bergelut dengan dunia komputer belum bisa membedakan keduanya. Bagi yang tidak terlalu kenal dengan computer networking, mungkin juga sering menemukan kata-kata tersebut pada iklan-iklan penyedia layanan internet yang sedang gencar-gencarnya melakukan promo. Saya yang sangat awam dalam dunia computer networking, pertama juga sangat tidak mengerti perbedaan kedua buah kata tersebut. Saya menganggap bahwa memang tidak ada perbedaan antara keduanya, saya berpikir ketika ada yang menuliskan huruf kecil atau besar, itu hanyalah kesalahan tulis atau kesalahan pengejaan atau mungkin juga memang sedang menggunakan tulisan gaul dengan tulisan yang morat-marit tanpa memperhatikan penempatan huruf besar dan kecil.
Sampai pada saat saya membaca sebuah buku pinjaman tulisan S'to, berjudul Wireless Kung Fu yang diterbitkan oleh Jasakom, barulah saya bisa sedikit paham akan perbedaan dari kedua kata tersebut. Ternyata antara keduanya memiliki perbedaan yang sangat mendasar dan sangat salah apabila kita menyamakan fungsi dari keduanya, karena kedua-duanya memang sangat berbeda secara nyata. Dalam buku tersebut, S'to menjelaskan berdasar pada pengalaman dari salah seorang temannya yang mengeluhkan kecepatan dari Speedy yang beriklan mempunyai kecepatan sampai dengan 384Kbps, sedangkan yang dia peroleh berdasar pada data yang ditunjukkan downloader dari browser hanya sekitar 29.6KB/sec.
Bayangkan sebegitu besar perbedaan antara angka 29.6 dengan 384, apa yang sebenarnya terjadi??? Apakah Speedy sudah melakukan penipuan besar-besaran terhadap konsumennya??? Ada yang salah dengan hitung-hitungan yang dilakukan oleh downloader browser???
Tidak perlu mencari kambing hitam atas persoalan diatas, karena jawabannya cuma ada didalam cermin. Penulisan huruf besar dan kecil yang dilakukan, ternyata punya arti yang sangat mendalam, bukan merupakan kesalahan tulis, salah eja apalagi pengen terlihat gaul.
Arti b kecil pada Kbps menunjukkan satuan bit, artinya Kbps menunjukkan Kilo Bit per second. Sedangkan B pada KBps menunjukkan satuan byte, bisa diartikan KBps berarti Kilo Bytes per second. Jadi inti permasalahan sebenarnya disini adalah antara istilah bit dan byte, dua buah kata yang sangat mirip, apalagi diucapkan oleh orang Indonesia dengan kemampuan speaking english yang payah seperti saya, orang yang mendengarnya tidak akan merasakan bedanya.
Dalam buku tersebut, Sto menunjukkan bahwa satuan byte merupakan satuan untuk menunjukkan 8 bit, atau dengan kata lain bisa disimpulkan 1 byte sama dengan 8 bit. Sepertinya sudah mulai ada titik terang antara kedua kata tersebut. Jadi bisa dikatakan iklan pada Speedy yang mengklaim sanggup mendownload dengan kecepatan maksimal 384Kbps dalah sama dengan 48KBps (384/8). Kecepatan seperti itu tentu saja apabila terjadi dalam keadaan yang sangat sempurna, tanpa ada gangguan sama sekali. Jadi ketika teman dari Sto mendapat kecepatan 29.6KB/s yang ditunjukkan oleh downloader dari browser, itu sangat lumrah dan bisa dikatakan sudah cukup bagus.
Terimakasih untuk S'to yang telah memberikan pencerahan atas permasalahan ini, satu kebodohan lagi akhirnya berhasil berkurang dari perbendaharaan kebodohan sapimoto.

Monday, October 29, 2007

Mobile Advertising

Pada awal tahun 2000 sampai sekarang, kegiatan touring atau melakukan perjalanan jauh dengan menggunakan sepeda motor sangat digemari oleh sebagian dari masyarakat Indonesia. Entah itu karena adanya issue yang ditulis oleh tabloid-tabloid otomotif atau karena memang naiknya harga BBM yang menggila atau juga karena adanya kemudahan mendapatkan fasilitas transportasi berupa kendaraan roda dua, atau memang hanya merupakan sebuah trend sesaat. Dimana-mana bermunculan club maupun komunitas yang beranggotakan jenis atau merk tertentu dari sepeda motor, bahkan tak jarang juga dijumpai club atau komunitas yang beranggotakan jenis atau merk yang sangat beragam.
Pada awalnya, terbentuknya club atau komunitas adalah (biasanya) karena para ridernya berasal dari sebuah background yang sama, mulai dari teman sepermainan, sekolah, kantor, bengkel, tempat nongkrong dan tak menutup kemungkinan adanya club atau komunitas yang sengaja didirikan oleh produsen suatu merk tertentu atau dealer sebagai kepanjangan tangan dari produsen, dan ada juga sebuah club atau komunitas yang lahir dari sebuah teknologi internet. Tujuan dari diberdirikannya sebuah club atau komunitas sangat beragam, misalnya untuk menaikkan pasaran suatu jenis dari merk tertentu, untuk mengumpulkan para hobiis suatu jenis atau merk tertentu untuk lebih mudah mendapatkan akses dalam mencari onderdil atau kebutuhan otomotif yang lain, untuk menyalurkan hobi touring, untuk mengkampanyekan suatu program baik yang berhubungan dengan dunia otomotif maupun tidak, sebagai sebuah sarana promosi, dan mungkin masih sangat banyak tujuan-tujuan lain yang tidak bisa disebutkan karena keterbatasan saya. Biasanya seorang member baru ketika ditanya motivasi apa yang mendorongnya untuk masuk dalam sebuah club atau komunitas adalah untuk menambah saudara atau teman, menambah pengetahuan tentang motor yang ditungganginya serta untuk menambah pengalaman. Pengalaman disini, sepertinya langsung mengarah kepada pengalaman touring, berkemudi secara berkelompok, trouble-trouble yang sering terjadi pada kendaraan serta pemecahannya, berorganisasi serta berkumpul dengan bermacam-macam individu yang mempunyai sifat dan karakter berlainan.
Dalam sebuah organisasi (untuk menggantikan kata club atau komunitas), dibutuhkan sebuah rasa saling percaya yang kuat dari masing-masing personel, terbuka menerima kritik dan saran bersifat membangun yang datang dari dalam maupun luar, mau berkembang ke arah yang lebih baik, sehingga bisa didapatkan sebuah organisasi yang benar-benar solid, awet dan berkualitas dari segala sisi. Untuk mewujudkannya maka sangat perlu dibentuk suatu kepengurusan yang bertanggungjawab dan bertugas menampung aspirasi anggota, menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan organisasi, serta mengambil keputusan yang sebelumnya telah dibicarakan dalam suatu musyawarah dengan seluruh atau beberapa anggota yang telah diberikan kewenangan untuk membantu diputuskannya sebuah masalah.
Mungkin apabila dilakukan pendataan secara menyeluruh, akan banyak sekali club atau komunitas yang telah berdiri pada 7 tahun ke belakang. Tidak sedikit pula yang tidak dapat bertahan lama, entah itu karena masalah internal ataupun eksternal yang memaksanya untuk bubar atau hanya berganti nama. Tak sedikit pula kita dengar atau kita jumpai, munculnya sebuah club atau komunitas yang lahir dari club atau komunitas yang telah berdiri lebih dulu dan memunculkan chapter-chapter baru.
Dengan beragamnya latar belakang pemikiran serta tujuan yang ada dalam suatu keorganisasian, tak jarang sebuah club atau komunitas menjadi terpecah dan membentuk club atau komunitas baru, karena merasa (atau memang demikian adanya) aspirasi beberapa kelompok merasa tidak tertampung pada organisasi sebelumnya. Ada pula yang sangat mengecewakan dari organisasi yang pada awalnya mengusung tema brootherhood, pada akhirnya bubar atau pecah dikarenakan adanya faktor kecurangan pengurus atau bahkan dari para anggota sendiri.
Banyaknya club atau komunitas otomotif khususnya roda dua ini, ternyata juga sangat menarik dilihat dari kacamata produsen sebagai pihak yang membutuhkan sarana promosi yang segar dan baru, baik itu produsen otomotif maupun produsen yang lain. Sebuah sarana promosi yang sangat bagus terbentuk pada club atau komunitas motor, sehingga tak jarang sebuah perusahaan menyisihkan biaya promosi yang biasanya digunakan lewat media cetak atau elektronik, untuk melakukan promosi melalui media iklan yang mobile. Iklan yang menggunakan media mobile seperti ini bisa disebut sangat efektif, karena posisinya yang selalu berpindah-pindah dan dari pihak produsen rasanya juga tidak akan terlalu banyak mengeluarkan dana promosi dibandingkan dengan menggunakan media cetak maupun elektronik, yang boleh dikatakan sangat besar. Dan yang paling membuat murah dari promosi dengan metode ini adalah, dari pihak produsen tidak dapat (belum) dikenakan pajak terhadap iklan-iklan mereka, yang setiap hari terus bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Karena memang sepertinya belum ada Undang-undang pajak yang mengatur tentang mobile advertising ini.
Walopun telah banyak pihak-pihak yang menggarap lahan ini, tapi masih lebih banyak pihak yang rasanya masih enggan memanfaatkan fasilitas yang murah tetapi efektif ini. Yang sudah terlihat memanfaatkan fasilitas ini, sepertinya masih tetap belum berkembang, dan masih dikuasai kuat oleh beberapa produsen yang memang sepertinya mengalokasikan dana lebih untuk berpromo melalui dunia otomotif. Pertimbangan yang diambil untuk tidak menggunakan fasilitas tersebut adalah beberapa pertanyaan, misalnya (antara lain) berapa lama club atau komunitas tersebut akan bertahan sehingga program kerjasama promosi bisa berjalan sesuai dengan apa yang telah disepakati, seberapa besar mobilitasnya sehingga promo yang dilakukan bisa menjadi sangat efektif, apa yang akan mereka dapatkan secara lebih dengan melakukan branding kepada club atau komunitas tersebut. Tak lupa mereka juga mempertimbangkan faktor keamanan, seberapa solid, berkualitas serta dapat dipercayanya para anggota maupun pengurusnya, sehingga dana yang sudah mereka keluarkan bisa benar-benar digunakan untuk tujuan, sesuai dengan kesepakatan awal dikucurkannya dana tersebut.
Apabila lahan iklan ini dapat dikerjakan dengan sebaik-baiknya, tentunya oleh pihak-pihak yang berkepentingan, saya rasa akan timbul sebuah simbiosis mutualisme antara pihak produsen maupun dari club atau komunitas yang telah melakukan kerjasama dalam bidang advertising ini. Bagaimana meningkatkan kepercayaan dari sebuah produsen, tentunya juga bukan merupakan persoalan yang gampang serta remeh. Adanya kerjasama dan komitmen bersama antara pengurus serta anggota untuk menjaga kepercayaan apabila memang telah sukses menggaet iklan dari produsen, mutlak sangat diperlukan untuk menjaga kepercayaan yang telah ada, yang kedepannya mungkin akan bisa berguna untuk menggaet produsen yang lain. Sebelum ada perusahaan yang berminat, club atau komunitas harus melakukan perjuangan-perjuangan yang juga tidak enteng, mengiklankan diri sendiri supaya mendapatkan kesan eksis serta solid, menunjukkan integritas terhadap suatu komitmen yang telah disepakati pada awal terbentuk, menunjukkan sifat mobile dari club atau komunitas itu sendiri. Sifat mobile ini, walopun bukan poin pertama yang dilihat oleh pengiklan, tetapi akan tetap menjadi sebuah pertimbangan yang sangat dan harus diperhitungkan. Untuk menunjang kepercayaan pihak pengiklan pada sebuah mobilitas dari suatu club atau komunitas, mutlak diperlukan suatu bukti otentik semisal foto atau video. Maka pengurus juga harus siap dengan ini dan selalu mengarsipkan data-data tersebut, sehingga pada waktunya bisa digunakan dengan sebaik-baiknya.
Perlu juga kita simak, perusahaan atau lebih tepatnya pengiklan, mencetak stiker-stiker dengan gambar serta tulisan yang menarik, yang membuat beberapa penunggang motor menjadi tertarik, dan akhirnya tidak sadar bahwa dia telah menjadi sebuah mobile advertising gratisan. Semoga dunia otomotif kita yang saat ini sangat marak, bukan hanya sebuah trend sesaat dan akan terus berkembang. Bukan pula sebuah organisasi yang murni komersial, tapi tetap bisa bersifat komersil. Bukan hanya untuk mencari popularitas, tetapi benar-benar memiliki kualitas.

Saturday, October 27, 2007

Sapimoto vs Tupai

Ada hubungan apa sebenarnya antara tupai dan sapimoto, apakah mereka bersaudara ataukah ada hubungan asmara diantara keduanya??? Sama sekali tidak, tupai dan sapimoto tidak berhubungan sama sekali, baik melalui telepon, sms, e-mail maupun surat menyurat, bahkan tidak saling kenal antara keduanya. Mereka juga tidak bertetangga ataupun berkantor pada gedung yang sama apalagi dalam sebuah instansi yang sama.
Tupai merupakan binatang pengerat yang biasa hidup dipohon-pohon, yang biasanya mempunyai buah yang sangat disukainya. Pada saat saya kecil dan hidup di daerah yang masih banyak terdapat pohon kelapa, sering terlihat tupai yang berjalan atau berlompatan pada blarak, yaitu batang pohon kelapa. Bahkan tak jarang juga terlihat, mereka mmunculkan kepalanya yang berbentuk hampir seperti tikus pada buah kelapa yang mempunyai lubang yang ternyata adalah tempat mereka bersarang. Klo pada film kartun produksi Disney, tupai-tupai ini sering digambarkan mempunyai kegemaran pada buah kenari dan mempunyai rumah mungil diatas pohon. yang tersusun dari lembaran-lembaran kayu yang sangat rapi dan bagus. Bahkan terkadang digambarkan interior dari ruangan tersebut yang bisa dikatakan mewah, terdapat TV layar lebar beserta sofa empuk, kulkas serta tempat tidur yang lux. Setahu saya, belum pernah ada gambaran dimana mereka mendapatkan lembaran kayu dan paku untuk membuat rumah tersebut, apalagi proses pembangunan rumah tersebut, juga dimana mendapatkan interior yang terdapat dalam rumah kayu tersebut. Mungkin juga memang terdapat perbedaan yang mendasar antara tupai lokal yang gemar dengan kelapa dan tupai bule yang lebih gemar dengan buah kenari, serta bagaimana mereka bersarang, karena sepertinya buah kenari terlalu kecil apabila dijadikan tempat bersarang.
Lha kok malah membahas kehidupan tupai, lupakan, ini sudah mulai ngelantur dan menyimpang dari pokok bahasan yang sebenarnya akan dibahas. Diawal sudah disebutkan bahwa tidak ada hubungan istimewa antara sapimoto dan tupai, lha kok malah mengupas tupai berdasar dari pengamatan sapimoto. Bisa dikatakan sapimoto telah melakukan kebohongan, dengan menyatakan klo tidak ada hubungan istimewa antara keduanya.
Di Indonesia, peribahasa yang berbunyi “Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya akan jatuh juga”, ini sudah sangat sering kita dengar atau kita jumpai. Karena kita memang hidup pada lingkungan yang terkadang atau bahkan mungkin sangat sering menggunakan peribahasa atau kiasan, untuk menunjukkan sesuatu supaya terlihat samar atau memang sengaja digunakan untuk menunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang pernah memiliki pujanggga-pujangga besar pada masa lalu, seperti Joyoboyo atau Haryo Ronggo Warsito, yang terkenal dengan tulisan-tulisan yang ditulisnya pada jaman tersebut. Sedangkan Arya Dwipangga atau yang lebih dikenal dengan Pendekar Syair Berdarah, tidak usah kita hitung sebagai pujangga besar, karena sepertinya dia hanya dihidupkan untuk menaikkan rating sandiwara radio yang sangat nge-trend pada tahun 90an, dengan mengambil setting pada era kerajaan Majapahit.
Pada peribahasa tersebut, jelas sekali disebutkan kata pandai untuk tupai, walaupun itu mungkin hanya ditujukan kepada keahliannya dalam melakukan lompatan antara satu pohon ke pohon lainnya. Mungkin boleh saya simpulkan, klo yang sudah pandai melompat aja masih bisa jatuh, bagaimana dengan yang sedang belajar atau sedang dalam proses menuju ahli atau mahir dalam melakukan lompatan. Ataukah bisa dikatakan wajar dan sangat tidak apa-apa, jika seseorang atau sesuatu yang belum mahir atau ahli dalam suatu bidang yang baru saja digelutinya kemudian jatuh atau terperosok ke dalam suatu lubang dalam perjalanannya??? Memang gak apa-apa, tupai apabila terjatuh tidak akan mengalami luka yang serius, paling gak itu menurut yang kita lihat dan tidak ikut merasakan efek jatuh tersebut. Dia akan kembali berlari, memanjat dan melompat lagi, sebuah mental juara yang sangat patut diacungi 2 jempol, klo 4 jempol dengan menambahkan jempol kaki, nanti malah diasumsikan sebagai sebuah hinaan. Dengan keahlian serta mental yang dimilikinya tersebut, saya sangat yakin apabila tupai ini akan bisa menjadi atlit yang bias diandalkan di PON, Sea Games atau bahkan Olimpiade.
Dari gambaran diatas yang bertele-tele dan digambarkan dengan panjang lebar, akhirnya anda harus benar-benar mengakui bahwa sapimoto tidak mempunyai hubungan sama sekali dengan tupai. Walopun sering memberikan pujian, itu hanyalah sebagai rasa kagum dan penghargaan dari sapimoto yang bodoh terhadap tupai yang pandai. Atau mungkin sapimoto memang harus berhubungan khusus dengan tupai, sehingga bisa mendapatkan kepandaian-kepandaian dari sang tupai untuk sedikitnya mengurangi jerat kebodohan yang sampai sekarang masih terus melilit sapimoto, dan sepertinya enggan untuk melepasnya. Tapi apabila anda nekat untuk menghubung-hubungkan keberadaan sapimoto dengan tupai manapun, silahkan saja, karena ini adalah sebuah Negara demokrasi yang sangat menghargai adanya perbedaan pendapat, paling tidak itu sudah tertulis dan diakui secara nasional.
Apabila kemudian ada yang menanyakan adanya ketidakterkaitan antara judul dengan isi, itu semua terjadi hanyalah karena keterbatasan sapimoto sebagai penulis dengan segala kebodohannya telah mengalami kemelencengan dari yang semula terpikir sebagai kerangka tulisan, kemudian berkembang menjadi tambah tidak karuan, dan isi yang sebenarnya harus tertuang menjadi tidak tertuang sama sekali. Bagaimanapun juga, diatas masih tetap dibahas tentang tupai, yang dapat diartikan bahwa tulisan ini masih berada dalam batas-batas koridor yang ditentukan pada saat tulisan ini belum tertulis.
Bagi yang masih penasaran tentang hubungan sapimoto dengan tupai, silahkan menghubungi langsung pihak-pihak yang ditunjuk oleh tupai sebagai juru bicara, karena disini dari pihak sapimoto sudah menyatakan dengan sejelas-jelasnya bahwa tidak ada hubungan diantara keduanya.